Selasa, 21 Oktober 2014

Proses Pengambilan Keputusan oleh Konsumen

Kotler dan Keller (2007a:214) menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan merupakan proses psikologis dasar yang memainkan peranan penting dalam memahami bagaimana konsumen secara aktual mengambil keputusan pembelian.

Proses pengambilan keputusan diawali dengan adanya kebutuhan yang berusaha untuk dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternatif terbaik dari persepsi konsumen. Di dalam proses membandingkan ini konsumen memerlukan informasi yang jumlah dan tingkat kepentingannya tergantung dari kebutuhan konsumen serta situasi yang dihadapinya. Keputusan pembelian akan dilakukan dengan menggunakan kaidah menyeimbangkan sisi positif dengan sisi negatif suatu merek (compensatory decision rule) ataupun mencari solusi terbaik dari perspektif konsumen (non-compensatory decision rule), yang setelah konsumsi akan dievaluasi kembali.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Terdapat lima faktor internal yang relevan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen:
- Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
- Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang  terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
- Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
- Integritas (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

Proses Pengambilan Keputusan
Analisis konsumen berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan dan peran pemasaran di dalamnya. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagai tahapan‐tahapan sebagai berikut:
- Analisis Kebutuhan. Konsumen merasa bahwa dia membutuhkan sesuatu untuk memenuhi keinginannya. Kebutuhan itu bisa dibangkitkan oleh dirinya sendiri ataupun stimulus eksternal. Stimulus bisa melalui lingkungan bergaul, sesuatu yang dilihat, ataupun dari komunikasi produk atau jasa perusahaan lewat media massa, brosur, dan lain‐lain.
- Pencarian Informasi. Setelah kebutuhan itu dirasakan, konsumen kemudian mencari produk ataupun jasa yang bisa memenuhi kebutuhannya.
- Evaluasi Alternatif. Konsumen kemudian mengadakan evaluasi terhadap berbagai alternatif yang tersedia mulai dari keuntungan dan manfaat yang dia peroleh dibandingkan biaya yang harus ia keluarkan.
- Keputusan Pembelian. Konsumen memutuskan untuk membeli merek tertentu dengan harga tertentu, warna tertentu.
- Sikap Paska Pembelian. Sikap paska pembelian menyangkut sikap konsumen setelah membeli produk ataupun mengkonsumsi suatu jasa. Apakah dia akan puas dan terpenuhi kebutuhannya dengan produk atau jasa tersebut atau tidak.

Pengertian Segmentasi Pasar Dan Analisis Demografis

Segmentasi Pasar

A. Segmentasi Pasar dan Kepuasan Konsumen
Segmentasi pasar adalah pengelompokkan pasar menjadi kelompok‐kelompok konsumen yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dipilih sebagai pasar yang ditargetkan untuk pemasaran suatu produk.

Berikut ini definisi dari Segmentasi Pasar menurut beberapa ahli, diantaranya:
a.       Swastha & Handoko (1997), Memberi pengertian bahwa segmentasi pasar sebagai kegiatan membagi–bagi pasar/market yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.
b.      Pride & Ferrel (1995), Mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen‐segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli dan sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok‐kelompok pasar yang terdiri dari orang‐orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa.

Mengingat luasnya pasar, maka kegiatan segmentasi pasar harus dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:
- Pasar lebih mudah dibedakan
Setiap produk yang dihasilkan adalah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar produk tersebut dapat diterima tentunya haruslah sesuai dengan selera konsumen. Sedangkan dilain pihak dengan keadaan pasar yang heterogen dan selera konsumen yang selalu berkembang tentunya sulit untuk dapat diikuti oleh perusahaan secara terus menerus. Dalam hal ini perusahaan akan cenderung mencari sekelompok konsumen yang sifatnya homogen sehingga lebih mudah untuk memahami selera konsumen. Dengan demikian pasar lebih mudah dibedakan dengan kelompok pasar yang lain.

- Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik
Dalam memenuhi kebutuhannya konsumen selalu menginginkan empat hal penting yaitu kualitas barang yang bagus, harga yang terjangkau serta pelayanan yang baik dan memuaskan serta ketepatan waktu. Dari keempat hal tersebut yang sangat dominan adalah perihal pelayanan. Banyak konsumen lari ketempat lain karena masalah pelayanan. Harga dan kualitas kadang menjadi nomor dua dibanding pelayanan. Menyadari hal tersebut maka segmentaasi pasar harus dilakukan agar dapat memberikan pelayanan yang mengarah kepada pasarnya. Bentuk pelayanan yng diberikan oleh perusahaan adalah menyediakan tempat parkir yang luas dan gratis. Pelayanan ini juga dimaksudkan untuk menarik perhatian konsumen.

- Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah
Mengingat luas dan beragamnya pasar konsumen, maka akan sulit untuk melayani semua konsumen yang sangat heterogen tersebut. Maka dengan melayani konsumen yang sifatnya homogen maka strategi pemasaran yang direncanakan dapat lebih mengarah dalam menyusun marketing mix yang meliputi perencanaan produk, harga, distribusi dan promosinya sehingga menjadi lebih tajam.
  
- Mendesain Produk
Mendesain produk‐produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar karena hanya dengan memahami segmen‐segmen yang responsif terhadap suatu stimuli maka pemasar dapat mendisain produk yang sesuai dengan kebutuhan segmen ini. Teknik‐teknik riset yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir ini seperti Analisis Faktor, Analisis Klaster, Conjoint, dan Discriminant.

- Menganalisis Pasar
Segmentasi pasar membantu pihak manajemen mendeteksi siapa saja yang akan menggerogoti pasar produknya. Para pesaing itu memiliki kemampuan untuk memberikan alternatif pilihan produk bagi konsumen dan tidak sekedar menghasilkan produk yang sama.

- Menemukan Ceruk Peluang (nieche)
Setelah menganalisis pasar, perusahaan yang menguasai segmen pasar dengan baik akan sampai pada ide untuk menenmukan peluang. Peluang ini tidak selalu sesuatu yang besar.

- Menguasai posisi yang superior dan kompetitif
Perusahaan yang menguasai segmen dengan baik umumnya adalah mereka yang paham betul konsumennya. Mereka mempelajari pergeseran‐pergeseran yang terjadi di dalam segmennya.

- Menentukan Strategi komunikasi yang efektif dan efisien
Komunikasi dengan konsumen akan lebih efektif jika perusahaan tahu persis siapa segmennya termasuk warna favoritnya, jenis musik kesukaan, kegiatan sehari‐hari dan pendapatnya pribadi tentang lingkungan sekitarnya. Aplikasi media iklan pun akan berbeda‐beda menurut segmennya seperti media cetak ekslusif tentu cocok dengan segmen premium.

Dasar‐dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen, yaitu:
- Geografi
Segmentasi geografi akan membagi pasar ke dalam beberapa bagian geografi yang berbeda‐beda seperti negara, negara bagian, wilayah, kota, dan desa. Perusahaan akan beroperasi pada satu atau beberapa area geografi yang dipandang potensial dan menguntungkan.

- Demografi
Dalam segmentasi demografi, pasar dibagi menjadi grup‐grup dengan dasar pembagian seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendekatan, tingkat pendidikan, dan agama. Setidaknya ada lima alasan mengapa pendekatan demografi ini hampir selalu disertakan, antara lain adalah informasi demografi adalah informasi yang mudah dijangkau dan relatif lebih murah untuk mengidentifikasikan target market, informasi demografi memberikan insight tentang trend yang sedang terjadi, meski tidak dapat untuk meramalkan perilaku konsumen, demografi dapat dilihat untuk melihat perubahan permintaan aneka produk dan yang terakhir demografi dapat digunakan untuk mengevaluasi kampanye‐kampanye pemasaran.

- Psikografi
Ciri‐ciri psikologis berkenaan dengan inner atau kualitas intrinsic dari consumer individual. Strategi segmentasi konsumen kadang‐kadang didasarkan pada variabel psikologis yang spesifik. Konsumen dapat dibagi menurut demografi tetapi seringkali ini tidaklah cukup. Perusahaan ingin tahu lebih jauh apa sebenarnya yang membuat orang‐orang yang memiliki usia, penghasilan, pendapatan dan pendidikan yang sama berbeda dalam merespon suatu stimuli pemasaran. Dalam segmentasi psikografis, perilaku konsumen diobservasi melalui kelas sosial (social class), gaya hidup (lifestyle), nilai‐nilai kehidupan yang dianut (value) dan kepribadian (personality).


Analisis Demografi
Demografi adalah uraian tentang penduduk terutama tentang kelahiran, perkawinan, kematian, dan migrasi. Demografi meliputi studi ilmiah tentang jumlah, persebaran geografis, komposisi penduduk, serta bagaimana faktor‐faktor ini berubah.

Analisis yang dilakukan meliputi :
- Pertumbuhan populasi dunia
- Bauran umur populasi
- Etnis dan pasar lain
- Kelompok pendidikan
- Pola rumah tangga
- Pergeseran geografis dalam populasi


Perusahaan yang berhasil biasanya mengenali dan menanggapi kebutuhan dan tren yang belum terpenuhi dengan mendapatkan laba dari aktifitas pemasaran yang di lakukan oleh marketer. Perusahaan mendapatkan laba yang sangat besar jika mereka dapat memanfaatkan fenomena yang terjadi dalam faktor demografi dengan baik. Di lain sisi, perusahaan juga harus mampu meminimalisir resiko dan ancaman yang timbul dari faktor demografi.

Senin, 16 Juni 2014

Marhaban Yaa Ramadhan

Bulan Suci Ramadhan yang datang pada akhir bulan Juni ini, memiliki keisitmewaan tersendiri. Pada bulan Ramadhan kali ini, kita dapat menyaksikan siaran Piala Dunia. Pesta Sepakbola yang diselenggarakan di Brazil tersebut, akan menemani kita pada waktu sahur.

Selaibn itu, warga Indonesia juga melakukan Pemilihan Umum Presiden pada  tahun 2014 tepat di Bulan Ramadhan. Azas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL) akan lebih dijunjung tinggi pada saat Pemilu di Bulan Suci Ramadhan ini.

Di lingkungan kuliah saya sendiri, akan diadakan Ujian Akhir Semester di Bulan Juli yang diadakan pada saat puasa. Tentunya hal tersebut, akan menambah kehikmatan puasa kita. Karena disaat kita berpuasa, kita harus menjaga tingka laku perbuatan, ucapan, dan pandangan.

Alangkah baiknya, sebelum kita melakukan puasa di Bulan Suci Ramadhan, kita saling maaf- memaafkan. Saya pribadi meminta maaf kepada teman-teman atau siapapun yang mengenal saya apabila saya melakukan kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak disengaja.


Marhaban Yaa Ramadhan .... 

Minggu, 15 Juni 2014

Pemilu Presiden 2014

Disamping kemeriahaan Piala Dunia 2014, warga Negara Indonesia juga sangat antusias menyambut Pemilihan Presiden. Tahun ini, hanya terdapat dua kandidat pasangan Capres dan Cawapres, yaitu Prabowo – Hatta, dan Jokowi – Jusuf Kala.

Pemilu Presiden yang baru akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014, sudah disambut meriah oleh masing-masing pendukung Capres dan Cawapres pada saat ini. Hal ini terlihat pada saat ada acara debat Capres di stasiun televisi. Acara tersebut juga tentunya memberikan pengetahuan tentang visi dan misi masing-masing Capres dan Cawapres yang akan mereka laksanakan apabila terpilih menjadi Presiden untuk 5 tahun mendatang.

Prabowo sebagai mantan pemimpin militer terlihat tegas dan ambisius untuk mempin Indonesia untuk 5 tahun ke depan, sedangkan Jokowi terlihat santai, simple namun mempunyai visi dan misi yang baik juga untuk memimpin Negara ini. Lalu, siapakan Capres dan Cawapres pilihan anda? Silahkan tentukan pada 9 Juli mendatang.

Saya sebagai warga Negara Indonesia, hanya berharap siapapun yang terpilih menjadi Presiden nanti bisa menjadi Pemimpin Negara Indonesia yang baik, dan mampu mensejahterahkan rakyat Indonesia.


Rabu, 21 Mei 2014

Pekan Raya Jakarta 2014




Acara tahunan yang diadakan untuk menyambut HUT Kota Jakarta ini, dari tahun ke tahun tentunya selalu ramai diminati para warga Ibu Kota Jakarta. Tak hanya warga Jakarta saja yang datang ke acara Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Banyak warga beberapa kota lainnya seperti Bandung, Bekasi, Tangerang, atau mereka yang sedang berada di Kota Jakarta pada bulan Juni-Juli menyempatkan diri untuk datang ke acara Jakarta Fair 2014.

Di acara tersebut, banyak sekali perusahaan-perusahaan yang menjual produk mereka. Tak hanya itu,  jajanan rakyat juga tersedia di sana untuk mereka yang suka dengan kuliner makanan khas Jakarta. Konser music juga tentunya tidakketinggalan untuk meriahkan acara tersebut.

Untuk masuk ke dalam arena JIExpo,l tentunya pengunjung harus membayar tiket masuk, Harga tiket masuk pada tahun ini, sama dengan tahun sebelumnya yaitu Rp. 20.000 untuk hari senin, Rp. 25.000 unutuk hari selasa-kamis, dan Rp. 30.000 untuk hari jumat-minggu atau hari libur.


Buat kalian yang ingin tahu kemeriahan Jakarta Fair 2014, ayo datang ke JIExpo Kemayoran sebelum tanggal 6 Juni 2014. Pintu masuk arena PRJ dibuka mulai pukul jam 16.00 WIB.

Euphoria Piala Dunia 2014 di Indonesia




Pada tahun 2014 tepatnya bulan Juni diselenggarakan Pesta Sepakbola Dunia, yaitu Piala Dunia (FIFA World Cup). Brazil yang manjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2014, telah mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan, untuk mendukung terlaksananya pesta sepakbola terbesar tersebut. Mulai dari persiapan infrastruktur, tempat wisata, penginapan, keamanan, dan lainnya.

Negara-negara peserta piala dari berbagai macam benua juga sudah mempersiapkan Tim Sepakbola mereka untuk bertanding, dan memenangkan ajang bergengsi tersebut. Negara yang menjadi peserta Piala Dunia tentunya sudah melalui tahap kualifikasi.

Tak heran, jika warga negara Indonesia pun turut menyambut meriah Piala Dunia 2014. Beberapa Tim besar, seperti Brazil, Spanyol, Argentina, Jerman, Prancis, Inggris, Italy, Portgal, dan Belanda, banyak dijadikan Tim unggulan bagi penggemar sepakbola di Indonesia. Segala atribut, serta persiapan lainnya sudah disiapkan oleh penggemar sepakbola untuk mendukung Tim unggulan meraka di Piala Dunia 2014.

Euphoria yang terjadi di Piala Dunia 2014 ini begitu meriah, para penggemar sepakbola sangat antusias dalam menyambut Piala Dunia 2014 ini. Tak jarang mereka yang ingin menyaksikan pertandingan besar, menggelar acara nonton bareng seperti, Spanyol vs Belanda, Inggris vs Italy, Jerman vs Portugal, dll.

Minggu, 04 Mei 2014

Manfaat Perkembangan IT untuk Berbisnis

Perkembangan pesat dalam dunia Teknologi Informatika tentunya banyak memberikan hal positif bagi banyak orang, termasuk para pebisnis yang ingin memanfaatkan perkembangan IT tersebut. Berbicara tentang IT, tentunya tak terlepas dengan dunia internet. Dengan itu maka terjadilah hubungan antara Teknologi Informatika, Bisnis dan Internet.

Terkait dengan hubungan di atas, saat ini banyak sekali online shop atau berbisnis secara online dengan memanfaatkan teknologi internet dan perkembangan teknologi informatika. Hal ini dilakukan oleh para pebisnis karena modal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah bisnis online sangat murah, hanya dengan seperangkat komputer atau smart phone dan koneksi internet maka kita dapat melakukan bisnis secara online. Dibandingkan dengan membangun bisnis secara offline atau konvensional yang membutuhkan modal besar untuk menyewa toko dan melakukan promosi secara offline.

Dengan begitu teknologi Informatika di dunia bisnis memberikan manfaat bagi para pebisnis yang melakukan bisnisnya secara online, yaitu memberikan kemudahan bagi pebisnis dalam menjalankan bisnisnya, baik dari segi biaya modal yang murah dan kemudahan dalam akses internet yang dapat dilakukan dimana saja.